Pada awal-awal menjalani pola makan ketogenik ini yang aku targetkan bisa beli tepung kelapa, tepung almond dan mie shirataki. Aku beli secara online dan Alhamdulillah semua datang dengan selamat dan packing sangat baik. Pas aku perhatikan tepung kelapanya kok kayak kenal ya, hmmm ternyata ini adalah desiccated coconut atau kelapa parut halus kering yang duluuu sekali pernah aku pakai. Katanya tepung kelapa kok malah kelapa parut. Tapi sudahlah aku kan tak tahu apa-apa siapa tahu memang beginilah tepung kelapa yang digunakan orang-orang. Walau kenyataannya tepung kelapa yang aku lihat di youtubu yang dipakai orang-orang bule buat baking sangat halus. Hal ini membuat Hayati galau, wkwkwkwk
Akhirnya dengan semangat membara aku coba baking pakai resep yang sangat gampang yang aku temukan di youtube. Salah satu ciri tepung kelapa adalah dia sangaaaattt menyerap cairan. jadi sedikit saja sudah cukup. Takaran tepung kelapa adalah 1/4 atau paling banyak 1/3 dari pemakaian tepung biasa. Nah, pas aku coba baking kok gak menyerap ya tepung kelapanya ke dalam adonan telur. Terpisah aja gitu kayak kelapa parut berenang-renang dalam telur. Tapi nekat aja aku oven dan jadinya sukses cantik seperti dibawah ini.
Tapi pas aku buka kertas bakingnya. Wakzzz... ternyata itu atasnya
doang, bagian bawahnya berbentuk telur dadar ðŸ˜. Jadi ternyata ini
memang bukan tepung kelapa yang dimaksud. Sayangnya olshop pada banyak
yang gagal paham perbedaan tepung kelapa dan kelapa parut kering. Mereka
sebut dagangan mereka tepung kelapa padahal ternyata desiccated
coconut.
Kelapa parut kering atau yang biasa disebut
desiccated coconut dari dulu banget sudah ada dijual dipasaran dengan
merk kobe kalo gak salah. Bentuknya seperti kelapa parut yang halus tapi
kering. Jelas-jelas bukan tepung karena ketika digunakan akan berbeda.
Sedangkan tepung kelapa adalah desiccated coconut yang sudah dihaluskan
lagi hingga benar-benar halus seperti tepung. Ketika dimasukkan dalah
adonan telur, tepung kelapa dengan cepat berubah wujud merubah cairan
menjadi adonan, menyatu tidak terpisah.
Jadi teman-teman
yang ingin beli tepung kelapa pastikan dulu resepnya pakai tepung kelapa
yang versi mana karena di Indonesia orang masih rancu. Setelah itu jika
ingin beli online pastukan juga kepada penjualnya ini tepung kelapa
macam apa, kasar (desiccated) ataukah super halus seperti tepung. Karena kejadian itu akhirnya mendorongku bereksperimen lagi bagaimana caranya supaya desiccated coconut yang sudah kebeli ini bisa bermanfaat.
Akhirnya kepikiran coba dibanyakin jumlahnya dalam adonan. Normalnya 1 butir telur hanyar membutuhkan 1 sdm tepung kelapa untuk jadi sebuah kue. Tapi aku coba ganti jadi 4 sdm desiccated coconut. Hasilnya alhamdulillah bagus dan bisa dimakan. Enak loh.. hanya saja memang terasa kasarnya tekstur kelapanya. Akhirnya pada percobaan berikut-berikutnya adonan ini aku blender dan tentu saja lebih enak. Jadi Jika kalian mau coba bikin ini saranku diblender saja semua bahan ini supaya lebih halus
Saatnya mencoba
Bolu Kelapa Microwave
ketozenit blog
Bahan-bahan:
1 butir telur
1 sachet pemanis (tropicana/diabetasol)
seuprit garam
4 sdm kelapa parut kering halus (desicated coconut)
1/4 sdt baking powder
2 sdm minyak
1 vanili bulat (optional) jika ingin bau telur benar-benar hilang
Cara Membuat:
Dalam mangkok kecil tahan microwave (aku pakai moorlife 350 volume ml) kocok rata telur, pemanis dan garam. Masukkan semua sisa bahan, aduk rata. Microwave 2 menit (punyaku 800 watt). Selamat menikmati.


Comments
Post a Comment